h1

Wiranto Tak Gentar Koalisi Golkar-PDI Perjuangan

August 27, 2008
Wiranto, Ketua Umum Partai Hanura menyeleksi Bakal Calon Legislatif (BACALEG) DPR RI di kantor pusat Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (14/7). Sebanyak 671 Calon Legislatif dari berbagai kalangan seperti pengusaha, mantan birokrat, mantan militer dll dipersiapkan partai ini untuk mempersiapkan pemilu 2009 yang akan datang.

var so = new SWFObject(‘http://tv.kompas.com/video/mediaplayer.swf’,'mpl’,’298′,’225′,’8′);so.addParam(‘allowscriptaccess’,'always’);so.addParam(‘allowfullscreen’,'true’);so.addVariable(‘height’,’225′);so.addVariable(‘width’,’298′);so.addVariable(‘file’,'rtmp://stream.kompas-tv.com:443/default/’);so.addVariable(‘image’,'http://tv.kompas.com/images/stories/080815_s.jpg’);so.addVariable(‘id’,’080815_s’);so.write(‘player’);


Rabu, 27 Agustus 2008 | 08:59 WIB

AMBON, RABU-Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto menegaskan, tidak gentar akan wacana koalisi yang dilakukan Partai Golkar-PDI Perjuangan karena momentumnya belum menentukan mengingat tergantung hasil pemilihan Legislatif 2009 mendatang. “Tidak masalah wacana berkembang soal Partai Golkar-PDI Perjuangan membangun koalisi karena harus dilihat sifatnya itu hanya situasional, pragmatis atau parmanen,”katanya, di Ambon, Rabu (27/8).

Karena itu , Wiranto memastikan wacana koalisi Partai Golkar – PDI P bukanlah ancaman bagi Partai Hanura sebagai parpol “pendatang” baru dengan sejumlah prestasi terbaik diraih setelah didirikan dua tahun terakhir ini berdasarkan hasil verifikasi Depkum-HAM dan KPU Pusat soal administrasi. “Ancaman tidaklah. Indonesia kan negara hukum sehingga parpol mana pun silahkan berkoalisi sepanjang itu menguntungkan bagi strategi pemerintahan,” tambahnya.

Partai Hanura pun, kata dia, pasti berkoalisi , hanya saja belum waktunya. “Kita mau pikirkan koalisi ataukah memprioritaskan membangun partai dengan tujuan pemilihan legislatif 2009 sebagai “barometer” guna membangun pemerintahan yang kuat,” tegas Wiranto.

Dia tidak mau gegabah dengan wacana koalisi karena masing-masing ada pembobotannya, baik situasional, pragmatis maupun parmanen. “Pasti, ada koalisi di kemudian hari karena itu dibutuhkan untuk melahirkan pemerintahan yang kuat,” ujarnya.

Dia pun memaklumi memimpin bangsa Indonesia ke depan tidaklah mudah – butuh pemahaman terhadap berbagai permasalahan bangsa sehingga tanggung jawabnya sangat berat. “Pemimpin Indonesia ke depan sangatlah berat karena membutuhkan koalisi parmanen sehingga legislatif mendukung kebijakan eksekutif. Hanya saja,sekali lagi belum waktunya bagi Partai Hanura yang saat ini bekerja keras agar masuk lima besar pemenang Legislatif 2009 mendatang,” tutur Wiranto.
ROY
Sumber : Antara

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.