
Wiranto Tak Gentar Koalisi Golkar-PDI Perjuangan
August 27, 2008
var so = new SWFObject(‘http://tv.kompas.com/video/mediaplayer.swf’,'mpl’,’298′,’225′,’8′);so.addParam(‘allowscriptaccess’,'always’);so.addParam(‘allowfullscreen’,'true’);so.addVariable(‘height’,’225′);so.addVariable(‘width’,’298′);so.addVariable(‘file’,'rtmp://stream.kompas-tv.com:443/default/’);so.addVariable(‘image’,'http://tv.kompas.com/images/stories/080815_s.jpg’);so.addVariable(‘id’,’080815_s’);so.write(‘player’);
AMBON, RABU-Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto menegaskan, tidak gentar akan wacana koalisi yang dilakukan Partai Golkar-PDI Perjuangan karena momentumnya belum menentukan mengingat tergantung hasil pemilihan Legislatif 2009 mendatang. “Tidak masalah wacana berkembang soal Partai Golkar-PDI Perjuangan membangun koalisi karena harus dilihat sifatnya itu hanya situasional, pragmatis atau parmanen,”katanya, di Ambon, Rabu (27/8).
Karena itu , Wiranto memastikan wacana koalisi Partai Golkar – PDI P bukanlah ancaman bagi Partai Hanura sebagai parpol “pendatang” baru dengan sejumlah prestasi terbaik diraih setelah didirikan dua tahun terakhir ini berdasarkan hasil verifikasi Depkum-HAM dan KPU Pusat soal administrasi. “Ancaman tidaklah. Indonesia kan negara hukum sehingga parpol mana pun silahkan berkoalisi sepanjang itu menguntungkan bagi strategi pemerintahan,” tambahnya.
Partai Hanura pun, kata dia, pasti berkoalisi , hanya saja belum waktunya. “Kita mau pikirkan koalisi ataukah memprioritaskan membangun partai dengan tujuan pemilihan legislatif 2009 sebagai “barometer” guna membangun pemerintahan yang kuat,” tegas Wiranto.
Dia tidak mau gegabah dengan wacana koalisi karena masing-masing ada pembobotannya, baik situasional, pragmatis maupun parmanen. “Pasti, ada koalisi di kemudian hari karena itu dibutuhkan untuk melahirkan pemerintahan yang kuat,” ujarnya.
Dia pun memaklumi memimpin bangsa Indonesia ke depan tidaklah mudah – butuh pemahaman terhadap berbagai permasalahan bangsa sehingga tanggung jawabnya sangat berat. “Pemimpin Indonesia ke depan sangatlah berat karena membutuhkan koalisi parmanen sehingga legislatif mendukung kebijakan eksekutif. Hanya saja,sekali lagi belum waktunya bagi Partai Hanura yang saat ini bekerja keras agar masuk lima besar pemenang Legislatif 2009 mendatang,” tutur Wiranto.
ROY
Sumber : Antara